Archive for November, 2006

Dia…Oohh…Dia…

Wednesday, November 29th, 2006

Sukaaaaaa aja lagu ini pas keingetan juga…ternyata baru nyadar kalo lagu ini OST film Notting Hill-nya Tante Julia Robert & Oom Hugh Grant……….jadi pengen nonton lagi film-nya eeuuuyyy…halllaaahhhh…Oom Hugh Grant guantenkkk (nilai 9…1 angka lah dibawah Om Jorskluni) aja sih dikau…tapi jangan ngomong ya Oom, langsung 4 nilaimu soalnya gw susah ngerti Oom punya English yang slank-nya kayak orang kesangkut bola pingpong…ggglllekkkkhhhhhh…

She
click on the song title to watch the videoclip

Elvis Costello

//www.okladki-divx.neostrada.pl/covers/n/notting_hill.jpg” cannot be displayed, because it contains errors.

 She
May be the face I can’t forget
The traces pleasure or regret
May be my treasure or the price
I have to pay

She
May be the song that summer sings
May be the chill that autumn brings
May be a hundred different things
Within the measure of a day

She
May be the beauty or the beast
May be the famine or the feast
May turn each day into a heaven or a hell
She may be the mirror of my dreams
The smile reflected  in a stream
She may not be what she may seem
Inside the shell

//www.tiscali.co.uk/entertainment/images/notting_hill150.jpg” cannot be displayed, because it contains errors.


She
Who always seems so happy in the crowd
Whose eyes can be so private and so proud
No-one’s allowed to see them when they cry

She
May be the love that cannot hope to last
May come to me from shadows of the past
That I’ll remember till the day
I die

She
May be the reason I survive
The why and wherever I’m alive
The one I’ll care for through the rough in ready years

Me
I’ll take her laughter and her tears
And make them all my souvenirs
For where she goes I’ve got to be
The meaning of my life is she
She
Oh, she
…..

I Will Survive

Wednesday, November 29th, 2006

Suka banget gw sama foto ini…Yangtertinggal

particularly the colour….wuihhh…kayaknya gimana gitu,
cantiiiikkk banget (kayak gw gitchuuu lhooo) …biarpun bukan hasil
jepretan gw sendiri sihhhh (belum mampu gw bikin yang semantabh ini
kalo foto makro)…tapi punya hubby gw…hehehe…diambil waktu hunting
bareng berdua di Fujikawa River itu juga. Kata yang punya foto judulnya
"Yang Tertinggal"…alasannya daun2 yang nyangkut di pu’un itu adalah
daun2 yang masih tertinggal gugur dari temen2nya yang ada di bawah
sekitar pu’un…seakan daun2 itu masih survive dari hawa & suhu dingin yang semakin terasa ngegigitin kulit (tangan & kaki apalagi…burrrhhhh) mau masuk musim dingin……….

Eeehhh…pas keingetan sama satu lagu juga deh yang ngga pernah bosen gw dengerin sampe sekarang….

I Will Survive - Gloria Gaynor
click on the song title to watch the videoclip

//content.clearchannel.com/Photos/musicians/gloria_gaynor_AnthonyHarvey.jpg” cannot be displayed, because it contains errors.First I was afraidI was petrifiedKept thinking I could never livewithout you by my sideBut I spent so many nightsthinking how you did me wrongI grew strongI learned how to carry onand so you're backfrom outer spaceI just walked in to find you herewith that sad look upon your faceI should have changed my stupid lockI should have made you leave your keyIf I had known for just one secondyou'd be back to bother me

Go on now go walk out the doorjust turn around now'cause you're not welcome anymoreweren't you the one who tried to hurt me with goodbyeyou think I'd crumbleyou think I'd lay down and dieOh no, not II will surviveas long as i know how to loveI know I will stay aliveI've got all my life to liveI've got all my love to giveand I'll surviveI will survive

It took all the strength I hadnot to fall apartkept trying hard to mendthe pieces of my broken heartand I spent oh so many nightsjust feeling sorry for myselfI used to cryNow I hold my head up highand you see mesomebody newI'm not that chained up little personstill in love with youand so you felt like dropping inand just expect me to be freenow I'm saving all my lovingfor someone who's loving me

Mission To Indonesia ???

Wednesday, November 29th, 2006

ALASAN KENAPA AS GAK MENYERANG INDONESIA

             

 

[ US Flag ]     Flag of Indonesia

Pentagon membayangkan jika AS terpaksa harus menyerang Indonesia berapa
kerugian yang harus dipikul pihak AS dan berapa keuntungan pihak Indonesia
dari kehadiran tentara AS di sana .

Begitu memasuki perairan dataran Indonesia, mereka akan dihadang pihak bea
cukai
karena membawa masuk senjata api dan senjata tajam serta peralatan
perang tanpa surat izin dari pemerintah RI. Ini berarti mereka harus menyediakan
uang damai, coba hitung berapa besarnya jika bawaanya sedemikian banyak.

Kemudian mereka mendirikan basecamp militer, bisa ditebak di sekitar basecamp
pasti akan di kelilingi oleh penjual bakso, tukang es kelapa, lapak VCD bajakan,
sampai obral kaos kaki Rp. 10000 3 pasang
.

Belum lagi para pengusaha komedi puter bakal ikut mangkal di sekitar basecamp juga.

Kemudian kendaraan-kendaraan tempur serta tank-tank lapis baja yang di parkir dekat
basecamp akan di kenakan retribusi parkir oleh petugas dari dinas perpakiran daerah.
Jika dua jam pertama per kendaraan dikenakan Rp. 10000,- (maklum tarif orang bule),
berapa yang harus dibayar AS kalau kendaraan & tank harus parkir selama sebulan.

Sepanjang jalan ke lokasi basecamp pasukan AS harus menghadapi para Mr.Cepek yang
berlagak memperbaiki jalan sambil memungut biaya bagi kendaraan yang melewati
jalan tersebut. Dan jika kendaran tempur dan tank harus membelok atau melewati
pertigaan mereka harus menyiapkan recehan untuk para Mr.Cepek. 

Belum lagi jika di jalan bertemu polisi yang sedang bokek, sudah pasti kena semprit
kerena konvoi tanpa izin. Bayangkan berapa uang damai yang harus dikeluarkan.

Di basecamp militer, tentara AS sudah pasti nggak bisa tidur, karena nyamuknya
masyaAllah…gede-gede kayak vampire. Malam hari di hutan yang sepi mereka akan
dikunjungi para wanita yang tertawa dan menangis. Harusnya mereka senang karena
bisa berkencan dengan wanita ini tapi kesenangan tersebut akan sirna begitu melihat
para wanita ini punya bolong besar di punggungnya. Pagi harinya mereka tidak bisa
mandi
karena di sungai banyak dilalui rudal kuning yang ditembakkan penduduk setempat
dari flying helicopter alias wc terapung di atas sungai.

Pasukan AS juga tidak bisa jauh jauh dari pelaratan perangnya,karena di sekitar
basecamp
sudah mengintai pedagang besi loakan yang siap mempereteli peralatan
perang canggih yang mereka bawa. Meleng sedikit saja tank canggih mereka bakal
siap dikiloin. Belum lagi para curanmor yang siap beraksi dengan kunci T-nya siap
merebut jip-jip perang mereka yang kalau didempul dan cat ulang bisa dijual mahal
ke anak-anak orang kaya yang pengen gaya-gayaan. Dan yang lebih menyedihkan lagi
badan pasukan AS akan jamuran karena tidak bisa berganti pakaian. Kalau berani nekat
menjemur pakaiannya dan meleng sedikit saja, besok pakaian mereka sudah mejeng
di Pasar Jatinegara di lapak-lapak pakaian bekas.

Peralatan telekomunikasi mereka juga harus dijaga ketat, karena para bandit kapak
merah
sudah mengincar peralatan canggih itu.

Dan mereka juga harus membayar sewa tanah yang digunakan untuk basecamp kepada
haji anu, haji fulan, dan engkong itu para pemilik tanah. Di samping itu mereka juga
harus minta izin kepada RT/ RW dan kelurahan setempat, berapa meja yang harus dilalui
dan berapa banyak dana yang harus disiapkan untuk meng-amplopi pejabat-pejabat ini.
Para komandan di pasukan AS ini juga akan kena tugas tambahan mengawasi para
prajuritnya yang banyak menyelinap keluar basecamp buat nonton dangdut di RW 06,
katanya ada Inul di sana. Belom lg cewek2 Indonesia suka norak…liat bule2 cakep dikit
pada minta tandatangan..repottttttt……..

                                   Image Preview

Setelah menimbang cost and benefit akhinya Rumsfeld memutuskan
TIDAK AKAN MENYERANG INDONESIA !!!!

Tengkyuuuu buat "The Triple H Man" atas sumbangannya untuk posting ini !!

Sedia Stok Sebelum Pengen

Sunday, November 26th, 2006

Di sepanjang perjalanan menuju Shosenkyo Gorge hari Rabu minggu lalu (baca posting "Bridge Over Troubled Water"), gw & hubby nemuin satu pemandangan "aneh" di depan beberapa rumah penduduk yang tinggal di daerah perladangan- perkebunan - percocoktanaman - halllaaahh ato apalah istilahnya yang kita lewatin. Apa cchuuu pemandangan "aneh" itu? …adalah buah kaki alias kesemek kalo istilah kampung kita (kalo kampungnya Om Jorskluni & Om Bretpit mah bilang persimmon), yang warnanya orenssss jrenky itu lhooo (huuuhh…salah satu warna yang gw ngga demen banget…silaaawww). Kenapa kita bilang "aneh" ? Soalnya bukan buah kaki yang masih betah nangkring di pu’un2 di kebunnya ataupun buah kaki yang udah ngga betah di pu’unnya juga ngga cuma ditaro ato digelar ala tukang buah jualan gitu sih, tapi buah kaki-nya di depan rumah2 itu pada digantung2in kayak di gambar ini nih…

            

So, ada apa gerangan sih? kenapa juga cuma buah kaki yang digantungin? bukan tomat, wortel, cabe, terong, timun ato daging ayam, sapi or babi? emang sih sejak akhir2 summer buah kaki tuh emang lagi musimnya di Jepun. Buat dijualin kah? Sesajenan kah? ato ada tradisi khusus orang2 Jepun kali sehubungan sama hari libur pas kita jalan itu kah? (tanggal 23 November di Jepun libur nasional dalam rangka "Kinro Kensha no Hi" alias "Labor Thanksgiving Day")…hmmmhh, wakaranain desu kedosonna koto o hajimete mita kara (asliii…baru pertama kali lihat hal kayak gitu).

Eehhh…besok paginya abis hubby nganterin Nicky ke daycare, dia bilang lagi kalo di depan rumah kecil persis di samping bangunan utama Mammy Child Room ada juga tuh kaki2 bergelantungan (hiiii…kesannya sereeem aja…ngebayangin kalo kaki beneran yang bergelantungan…hehehe).

Tanpa ragu lagi dengan semangat "nanya terus pantang malu", gw tanya2 lagi kamus hidup pribadi gw, si Inoue…hohohoooooo, ternyata sodara2 namanya hoshigakihontouni shiranakatta! Jadi itu emang buah kaki (biasanya yang jenis rasanya pahit…so ngga enak kalo langsung dimakan abis dari pu’un) yang sengaja digantung buat dikeringin…nih detail-nya gimana cara ngebuat hoshigaki itu.

Htmhoshigaki

Jadi buah kaki itu dikupas kulitnya dulu, trus baru deh digantungin di tali2 biasanya sih di depan rumah (ngga tahu kenapa ya??) …mungkin paling banyak angin kali ya…soalnya cepet/lambatnya sampe kering jadi hoshigaki tergantung dari sedikit/banyaknya angin (makin banyak angin biasanya 3 minggu-an udah bisa jadi hoshigaki, tapi kalo dikit anginnya bisa lebih dari 1 bulan katanya…)…wwahhh, kenapa ngga ditaro di dalem rumah di depan angin AC or kipas angin aja…ato mungkin kalo Mas Hari lagi di Jepun mau ngojek jadi tukang kipas hoshigaki kali buat arubaito (part time job)…hehehe…siapa tahu bisa…lebih aman pula dari colongan burung or monyet kalo ditaro di depan rumah (pernah kejadian sama ibunya Inoue yang dimakanin burung…trus, kalo Ninomiya sensei ditempat hometown suaminya yang banyak monyet pernah juga tuh dicolong ludessss ama si monyet2…hehehe). Kalo udah kering, bentuknya ntu buah kaki bakal menciut & warnanya jadi kehitaman…gula buahnya bakal mengkristal di permukaan…& rasanya katanya sih jadi manissss banget deh (gw sendiri belom pernah ngelihat sendiri gimana jadinya & nyobain juga sih soalnya). Ntar laahhh difollow up aja yang ada di daycare Nicky hasil buatan Encho sensei (KepSek) kalo sukses ngga ada yang nyolong…

Pas gw tanya apa sih tujuannya dikeringin gitu buah kaki, Inoue bilang kalo udah dikeringin tuh bisa awet disimpen sampe 1 tahun, yaaa at least sampe nunggu next summer lagi kan kalo mau icip icip rindu sama buah kaki bisa lahhh……gitchuuu lhooooo…

Special thanks to my best friend Inoue & my best Japanese teacher Ninomiya sensei for telling me all about these hoshigaki matters.

Autumn Prairie

Sunday, November 26th, 2006

Prairie

Ini juga masih salah satu hasil jepretan waktu autumn barbeque yang gw ceritain di posting sebelum ini. View ini gw liat waktu lagi duduk2 bakar2 daging sambil memandang ke view sekeliling yang emang cantik semua aja. Ide awalnya gw pengen banget nge-shoot view ini gara2 gw tersepona sama jejeran 4 pu’un yang deket sama rumah mungil itu, soalnya selain tingginya yang berurutan gitu (makin jauh makin pendek…jadi kesan perspektifnya jelas banget), yang gw perhatiin juga adalah jumlah daun yang masih nangkring di pu’un (belum rontok) itu juga berurutan (pu’un yang paling deket & warna merah itu daunnya paling lebet & pu’un yang paling belakang daunnya asli udah des…ludes semua & tinggal batang & ranting aja)…Pas hunting episode 2 itulah, begitu beranjak dari tiker piknik gw langsung mendekat ke arah titik yang ok buat klikkk…ehhhh, kebetulan pula ada ojiisan (kakek2 .red) lewat di view itu…jadi tambah keren deh ada POI (point of interest)-nya…makaciiihhh ya ojiisan…….Akhirnya foto ini gw kasih judul "Autumn Prairie".

Setelah ngeliat2in foto ini berkali2 di kompie waktu mau aplot buat posting ini & di FN, kok pikiran gw jadi keingetan sama satu pelem seri jadul di TVRI tiap Minggu siang (kalo ngga salah) gara2 kata prairie itu…yap! "Little House On The Prairie"…masih inget banget gw gimana tampang Michael Landon (alm) & Melissa Gilbert yang jadi Laura Ingalls Wilder di pelem itu kan…memmorriii…aih…aih…jadi pengen nonton lagi deh…

Autumn Barbeque

Saturday, November 25th, 2006

Tanpa direncanain sebelumnya tadi akhirnya bertigaan aja kita bikin barbeque ato apalah disebutnya yakiniku gitu kali yaaa…daging kambing (akhirnya sebulan yang lalu tahu juga toko yang jual daging kambing buat yakiniku or shabushabu gitu) & saos yakiniku-nya beli dadakan sesaat sebelum pergi ke tempat tujuan piknik di Fujikawa riverside. Begitu sampe di sana, nurun2in barang, nge-tek meja (awalnya sih mau

                           
                           
barbeque-an di meja), langsung gw & hubby motret2 dulu sekitar parkiran soalnya Nicky masih tidur dengan pulasnya di carseat mobil. Pas Nicky bangun baru deh jalan2 hunting foto2 along the riverside…bener2 lagi keren2 banget autumn view-nya…wuihhh…Foto2 seruuu & semangat banget sampe gw pake disuruh baring2an di karpet daun yang pada rontok itu…& abis itu jaket gw pada daunan semua deh…hahaha…sampe sempet diliatin beberapa orang Jepun yang lewat…bodo deh ngga kenal ini *buang bodi*. Akhirnya

barbeque ngga jadi di meja tapi merumput aja di bawah satu pu’un…kayaknya lebih membumi gitu pikniknya. Hubby ngambil barang2 perlengkapan "perang" & nyiap2in semuanya sambil nunggu gw ngasih Nicky lunch. Baru deh abis itu acara puncak dimulai…minta ampun deh kita berdua bukan sibuk ngurusin daging di panggangan aja…

tapi jauh lebih sibuk ngejagain Nicky yang ampun2 dah kalo ngga ngerecokin masak2nya yaaa ato pas dia maen2 di sekitar kita duduk itu…sepatu gw aja sempet mau dibuang ke sungai (untuuunnngg ngga sampe nyemplung beneran….hahaha).         

                                 

Abis daging satu pak (belinya 2 pak) rencananya mau "break" dulu & hunting foto2 lagi….& nemu view-nya yang kali ini jauuuuuhhh lebih kerennnn Bo. Gw puas banget nih bisa motret foto yang satu ini…keren banget refleksi warna2 daunnya di air sungai itu. Lagi2 ngga nyangka bisa juga gw moto eeuuuyy…penuh perjuangan sampe jongkok aja kurang & perlu melantai biar dapet view gini…hehehe…though still indeed need to learn more & more. Abis hunting episode ke-2 ini akhirnya ngga jadi barbeque-an lagi & akhirnya langsung pulang aja, soalnya udah ngga sabar pengen liat hasil foto2nya di kompie siiihhh…

 

Autumnreflection

Jembatan

Bridge Over Troubled Water

Thursday, November 23rd, 2006

Kemaren libur akhirnya jadi juga pergi ke Shosenkyo Gorge buat ngeliat kouyou (red leaves .red) & menikmati cakepnya warna2 aki (autumn .red) yang wuiihhhhh…speechless deh bagusnya! Abis sebelumnya gagal mulu sih mau ke sana…ada aja lah halangannya…kemaren juga nyaris gagal lagi soalnya ragu2 bakal hujan apa ngga gara2 ramalan bilang hujan 60%…huuuuuhh…untung salah!! hehehe…

Waaahhh, gw juga bisa ada kesempatan mainin mainan baru gw lagi deh jadinya si "hitam"…dan takjub gw…dengan segala ke-blanky-an gw soal tekhnik foto memoto ternyata gw bisa moto air  jadi kayak gini nih…jadi bisa kayak di-freeze gitu…hahahahaaaaa…ngga nyangka hasil foto gw waktu moto2 sungai yang ada di sana dari jembatan jalan yang dilewatin mobil & orang jalan ada yang jadi kayak gini…soalnya jujur aja sih setiap moto suatu object view gw coba2in aja segala macem mode & tombol2 yang bisa di modifikasi yang nangkring di body si "hitam", padahal asli gw ngga terlalu ngerti apa mapsut dari tulisan angka2 yang ada di dalem kamera yang nongol sesaat sebelum waktu mau jepret kliiiikkk gitu (tiap ada tombol yang dirubah, angka2 itu juga ikut berubah…hiii…au ahhh eapppp!)….gw rubah2 aja sesuka hati…terakhir kalo udah segala tombol dipencet-diputer-digeser kanan kiri tapi mentooooook (watawwww…meja kaleeee!) hasilnya tetep jelek, ya sudah tinggal puter aja satu tombol setting ke bagian automatic…hahaha…gampang tohhhh???!! namanya juga amatiran kelas anak teri…

Tapi suerrrr… jepretan yang ini bukan hasil setting automatic & ngga pake berguru sama my private photo consultant dulu lhoooo (wong dia juga asik & sibuk hunting sendiri)…gw gemes banget liat air sungai yang jernihhhhh & lumayan deres itu ngalir yang pas ngelewatin banyak batu2an gede & kecil bikin pusaran gelombang di sekitar batu2 itu. Malah hasil poto2 yang pake auto airnya ngga freeze begitu penampakannya. Yaaaa…tapi harap maklum lahhh kalo poto ini juga masih jauuuuuuhhh banget dari yang namanya bagus (huuuu lagi2 malu sama Mas Frans nih)…namanya juga foto kagetan kali ya bisa dibilang…hahahahaaaaaaaa….
Baruuuu deh…pagi ini dikasih tahu sama hubby gimana taktik yang bener buat moto the freezing water…hehehe…ooooohhhhh (bulettt!) geto tohhhhh….

Stone_water

Pas lagi moto2 dari jembatan jalan ini gw jadi keingetan sama satu lagu enak yang lama banget siihhh..tapi masih sering banget gw denger dengan berbagai versi…yang masih sering gw denger sih yang dinyanyiin sama Nana Mouskuri ato Charlotte Church…tapi kali ini gw dapetin klip-nya si Clay Aiken -1st runner up American Idol season 2- yang nyanyiin lagu ini juga…kerrreeennn!

Bridge Over Troubled Water - Simon & Garfunkel (1970)click on the song title to watch the videoclip

                                           Bridge Over Troubled Water

When youre weary, feeling small,
When tears are in your eyes, I will dry them all;
Im on your side. when times get rough
And friends just cant be found,
Like a bridge over troubled water
I will lay me down.

When youre down and out,
When youre on the street,
When evening falls so hard
I will comfort you.
Ill take your part.
When darkness comes
And pains is all around,
Like a bridge over troubled water
I will lay me down.
Like a bridge over troubled water
I will lay me down.

Sail on silvergirl,
Sail on by.
Your time has come to shine.
All your dreams are on their way.
See how they shine.
If you need a friend
Im sailing right behind.
Like a bridge over troubled water
I will ease your mind.
Like a bridge over troubled water
I will ease your mind.

Apa Artinya Cinta

Thursday, November 23rd, 2006
Jadi pengen banget nonton film-nya eeuuuyyy...kapan yaaa???

Apa Artinya Cinta - Melly Goeslaw feat. Ari Lassoclick on the song title to watch the videoclip

//www.kafegaul.com/i/art/sinema/a/Apa_Artinya_Cinta_Poster_31214_f_24938.jpg” cannot be displayed, because it contains errors.tiba-tiba engkau ada kemudian engkau hadirlaksana kerdil ku memeluklihat aku lebih dalam

di matamu ku melihatada cinta yg tersiratiringi hati merebak

barangkali aku salahku terdiam bukan bisutahu engkau besar malututupi rasa gelisah

* biar saja waktu nantiyg menikmati kisah inibersamamu aku senang

reff: belum juga kah kau menyadarinyaakulah yg pantas untuk kau cintaidi bawah langit biru aku bersumpahdiriku tanpamu apa artinya cinta

(arti) cinta ini sudah menelan waktukusiang malam hanya untuk pikirkan engkausejuta kali aku berani bersumpahdiriku tanpamu apa artinya cinta

repeat *...repeat reff...

Under The Tree

Wednesday, November 22nd, 2006

            

Tarrraaaa…ini dia pure…murni…asli…hasil jepretan gw sendiri lhoooo…ccciiieeee…bukannya nyombong nihhhh…biasanya kan gw cuma nampangin foto2 hasil jepretan hubby gw yang emang udah kecanduan tuh sama yang namanya fotografi. Tadi sore cuma 1 jam sebelum matahari ngumpet balik ke peraduannya, gw iseng2 sambil pengen banget nyobain temen baru gw nih, si hitam yang bernama CANON EOS 350D (kalo di Jepun namanya jadi CANON EOS Kiss…mmmuuuaacchh…),  yang ngga ada angin atau hujan atau gempa atau taifun (hiii…amit2 dah…ketok 3 kali…tok..tok…tok) baru aja dibeliin sama hubby kemaren…hhmmhhh…bilangnya sih dalam rangka usaha untuk membantu memajukan blog gw tercinta, tapiiiii gw mencium sedikit bau2 racun supaya jadi maniak sama fotografi kayaknya deh…eniwei, usaha yang sangat sangaaatttt baik kok Mas untuk istrimu yang cantik ini…*guubbrraakksss!!!*

Pas lunch break sempet motret2 juga dari jendela deket kamar gw di lantai 6 University of Yamanashi Hospital…tapi belum puas rasanya, soalnya ngga dapet foto2 yang OK buat pu’un2 yang warnanya lagi bagus2nya deh buat warna2 autumn (ijo-kuning-orange-merah-marun-coklat muda) di salah satu kebon di lingkungan RS…apalagi gw lagi gemesssss banget nih sama pohon2 (namanya gw ngga tahu) yang semua daunnya sepu’un-pu’un lagi warna kuning jreeenggg rataaaaa banget…biasanya gw rada2 anti lho sama warna kuning, tapi ngga tahu kenapa gw demen banget sama kuningnya ntu pu’un. Kalo lihat momiji (Japanese maple leaves .red) dengan berbagai warna gradasi autumn-nya mah udah biasa lah standar ngga pernah ngga bagus…but I’ve been amazed to the yellow ones…ngga tahu kenapa…Dari waktu gw jalan berangkat dari apartemen ke RS aja gw udah terobsesi banget pengen motret pu’un2 kuning yang juga ada bejejer di sepanjang jalan yang gw lewatin.

Biarpun akhirnya gw motret si kuning di kebon sisi lain dari RS, tapi ternyata malah jauuhhhh lebih OK Bo object view-nya…yaaaa, tapi namanya juga tukang poto amatiran kelas anak teri pula, megang si hitam aja masih sering tremor (aluss siihhh)…so, hasil jepretannya ??? huahahahaa…sering banget blurrrrrrr…(waduuuh …malu berat sama Mas Frans nih…kalo mau ngritik fotonya pake PM aja ya Mas Frans…malu aja gitu ama yang laen2).

Di antara 30 hasil jepretan sore tadi, cuma ada 1 yang gw puas (buat gw lhoooo)…ya foto yang ini nih…satu sepeda dengan manisnya nangkring di bawah 1 pu’un kuning inceran gw…aneh, buat gw waktu liat itu sepeda itu kok boleh ya sebatang kara di situ…kok ngga parkir di tempat2 parkiran sepeda (katanya orang Jepun paling patuh sama peraturan)…Dan ternyata sodara2, gw baru tahu pas pulang dari hubby gw kalo itu sepeda adalah sepeda Profesor Maeda, sang Dekan Fakultas Kedokteran (Sensei sekaligus Ketua Departemen Biokimia 1 apa 2 gw lupa…Hennnn, HELEP donkkk!)….pantesssssssss…ngga ada yang berani ngegubris dari parkirannya…hehehe…

Udah ahhh…ntar diprotes lagi sama pembaca nulis panjang2 mulu…segini ngga panjang dong Mba2 BDs kuwww tercinta??? hehehe…

First Love Never Dies

Monday, November 20th, 2006

                                        To Love is a Duty

                                   To Be Loved is a Success

               To Be With Someone You Love is an Achievement

                    To Be With Someone Who Loves You is Life

Jadi tertarik nih ngebuat posting tentang film
juga abis baca posting terakhir Mas Aldi tentang film2 Indonesia. Tapi
yang mau gw ceritain di sini sih bukan film Indonesia, tapi film
Jepun…abis kalo soal film2 Indo emang gw lagi ngga aptudet aja
gitu…hehehe…

Seumur-umur belum pernah gw nonton film layar
lebar produksi negara haik2 ini…cateeett tuh, film layar lebar
lhooo (kalo
"The Ring" mah ke lauttttt aja deh buat gw…hiiii…ngga masuk itungan! biar dibayar sama tanah/rumah di Ginza pun gw mahabbbb deh nonton ini film…hehehe)
…bukan sekedar kayak drama2 serial Jepun/Korea yang lagi booming di TV2 di Indo belakangan, & ngga pernah nyangka akhirnya gw mau, ikhlas, rela or whatever lah nonton utuh tuh (& akhirnya become addicted pula)
sama 1 film Jepun…utuuhhh sodara2…dari
awal-akhir…berulang-ulang
pula…hueee…padahal ngomongnya pake bahasa yang sampe sekarang aja
masih sering bikin gw puyenk. Siapa lagi orang yang bikin gw bisa
nonton salah satu film drama layar lebar terbaik Jepun 10 tahun yang
lalu
(1995) kalo ngga sohib gw, Inoue (lagi lagiiiii)…gw dikasih
hadiah ultah tahun lalu DVD film original

Jepun berjudul "LOVE LETTER" hasil karya sutradara Jepun terkenal Shunji Iwaikalo di Amrik judul film-nya jadi "When I Close My Eyes" atau "Letters Of Love". Huaaa…ngga nyangka, seneng & surprised
banget gw waktu dapet hadiah DVD ini (dikasih 2 DVD film Jepun sih,
tapi film yang satu lagi asli sediiihhh banget & ngga bagus menurut
gw soalnya alur ceritanya boring & lambat banget)…emang sohib gw yang satu itu kalo ngasih sesuatu maunya bener2 precious & memorable
buat gw (pinter banget dia dalam hal ini). Ada alasan khusus dia ngasih
DVD film ini…semua berawal dari saat kita lagi ngerjain eksperimen
bareng di saibou shitsu (ruang kultur sel .red) 2 minggu sebelum ultah gw tahun lalu…& waktu kita mau ngecek kondisi kultur EPC (endothelial progenitor cell)
di bawah mikroskop Inoue sambil becanda dengan gaya ngomong yang khas
(ngga tahunya belakangan gw tahu itu tuh gaya teriaknya salah satu
tokoh utama cewek yang terkenal banget dari film LL),
"O genki desu kaaaaaaa?…." (apa
kabar? .red)…trus, jadilah dia bertanya2 sama gw tahu ngga film
Jepang LL itu…di Indo "maen" ngga ntu film? sekitar 10 tahun yang
lalu lah (hhmmhhh…berarti kan sekitar awal2 gw masuk FK tuh)…kan
ngetop banget apalagi buat para cewek pada banyak yang sampe
tergali-gali…& dia juga bilang gw pasti bakal suka deh…heeee?
sueerrr asli gw ngga pernah tahu film ini & setelah itu gw usaha
lah coba nyari2 di toko2 yang jual DVD & DVD rental yang gw tahu…
hiks!
ngga ada Bo! gw bilang lagi ke dia kalo gw ngga berhasil nemu DVD ntu
film udah dicari ke mana2 sambil pasang tampang sedih gitu
(sueerrr…ngga ada maksud hati lho buat minta beliin)…tapi  bukan
salah gw doonnggg kalo ternyata tampang sedih gw itu cukup menggugah
hati Inoue untuk ngebeliin DVD LL buat hadiah ultah gw…hehehe…gw
juga surprised banget pas dikasih DVD LL itu lho, soalnya
sebelumnya dia juga bilang kalo dia juga udah muter2 nyari ntu DVD di
toko2 tapi udah ngga dijual lagi…hiks!…Entah akhirnya gimana dia
bisa dapet ntu DVD, mungkin it was specially ordered by online lagi kali ya gw rasa sih…

Yeeeaahhh! & ternyata memang betullllll deh gw "jatuh cinta"
(minjem istilah loe ya Lessy…hehehe) sama film ini…meskipun waktu
pertama kali nontonnya gw sempet ngga bisa ngerti banget alur ceritanya
(padahal udah nonton pake yang English version-nya nih) &
biasa aja ajalah standarrrr ngga lebih daripada film2 drama cinta yang
gw pernah tonton selama ini…Gw memang sengaja ngga mau baca resensi2
or ringkasan cerita film ini di innet sebelum gw nonton film-nya
sendiri dulu…Kedua…ketiga…keempat…dst…dst…kalinya gw tonton
ntu film, beberapa kali sempet coba nonton Japanese version-nya
juga & ternyata jauuuuhhh lebih enak nonton pake Japanese, abis
terjemahan English-nya ngga persis sama nerjemahin maksud dalam bahasa
Jepunnya…biarpun mirip2 sih artinya tapi nuansa-nya beda aja.

Sebenernya
sih cerita di film berdurasi 117 menit ini simpel & gampang diikutin…tiap karakter
pemainnya pun unik & menarik. Tapi mungkin setelah 2-3 kali nonton
kali gw baru ngeh alur cerita ini yang sebetul2nya. Abis gimana ngga,

film ini tuh udah mana alurnya flashback maju-mundur yang ganti2an nyeritain 2 tokoh utama cewek di film ini (Hiroko Watanabe & Itsuki Fujii cewek) yang diperanin sama 1 aktris aja, ya si Miho Nakayama yang oriental nature beauty banget deh di film ini.

Adegan2
di film ini pun merupakan hal tersendiri yang menarik juga. Dari
kesedihan yang begitu dalem sampe akhirnya menuju ke suatu kegembiraan
yang luar biasa, Hiroko & "sahabat pena"nya Fujii cewek (soalnya di
film ini tokoh yang namanya Fujii Itsuki tuh ada 2, cewek & cowok)
bermain sangat meyakinkan & penuh perasaan. Karena memang ceritanya
difokusin pada hubungan antara ke-2 sahabat itu melalui surat2, kita
yang nonton bisa tahu tentang background masa lalu keduanya
secara detail ya melalui surat2 itu…soalnya kedua sahabat itu belum
pernah bener2 ketemuan muka sama sekali (jadi inget BDs nih, biar
katanya belum pernah ketemuan dulunya tapi udah akrab banget…hehehe).
//quietkid.nahome.cc/letter/act2.jpg” cannot be displayed, because it contains errors.
Isi dialog di surat2 itulah yang menarik, apalagi surat2nya makin lama
makin panjang. Tokoh utama lain yang hampir selalu mendampingi Hiroko
adalah Akiba Shigeru (diperanin oleh aktor Etsushi Toyokawa), dengan dialek kansai-nya yang khas banget deh, yang ngga
lain adalah temen deket tunangannya Hiroko yang baru aja meninggal
dunia & ternyata diem2 memendam rasa suka (cinta??) juga sama
Hiroko.
Kalo  gw sendiri tergali-gali sama pemeran tokoh yang ngga utama di film ini…sumpah coooollll abiezzzzz…biarpun personality rada2 //www.ntut.edu.tw/~s6260099/taka/reading.jpg” cannot be displayed, because it contains errors. http://www.ntut.edu.tw/~s6260099/taka/ta25.jpgajaib juga ceritanya di film ini…itu lho yang jadi Itsuki Fujii cowok pas jaman SMP (tokoh Fujii cowok memang ngga ada jaman sekarangnya karena dari awal film kan udah diceritain udah mati), yang diperanin sama Takashi Kashiwabara.

Setelah hubungan "aneh" (cuma via surat2 semata) yang terjalin
antara Hiroko & Fujii cewek sudah mulai jadi akrab & timbul
rasa saling percaya diantaranya , kita dipertontonkan banyak adegan2 flashback
(sesuai isi suratnya Itsuki Fujii cewek nih) yang nyeritain hubungan
waktu SMA antara Fujii cewek (diperanin oleh Miki Sakai) sama tunangan Hiroko yang barusan
meninggal juga yang punya nama persis Itsuki Fujii (cowok) juga. Hiroko di satu sisi dia seneng2 aja bisa tahu masa lalu dari tunangannya itu, termasuk sifatnya yang pemalu & personality-nya
yang "aneh", di sisi lain dia juga lama kelamaan jadi sedih &
kecewa sejak dia mulai sadar (dari cerita2 di suratnya Fujii cewek juga
keliatan bahwa Fujii cowok tuh sebenernya care banget sama
temen SMA-nya yang bernama sama itu) bahwa ada kemungkinan besar kalau
cinta tunangannya ke dia itu cuma pelampiasan dari cinta pertama
(sejatinya mungkin) di SMA itu…yaaa, first love never dies gitu lah…or soulmate
kah? Karena itulah dia menjalin cinta & tunangan sama orang yang
persissssssss banget sama muka de-el-el sama first love-nya dia itu.
Itulah makanya di film ini tokoh Hiroko & Fujii cewek itu diperanin
sama 1 aktris aja.

Hal lain yang patut dicatet adalah pemandangan2nya dalam film ini bagusssssssss banget…mencerminkan kerja tim kemera (Noboru Shinoda dkk) yang sangat2 OK banget deh pokoknya…hubby gw aja paling ogah kan kalo disuruh nonton film2 romantis kayak gini, tapi film ini ngga Bo…hahaha…diakui kalo memang ini film scene-nya asli bagus banget. Film ini memang ber-setting suasana winter alias fuyu di daerah Kobe (Honshu) & Otaru (Hokkaido) dari awal sampe akhir (halllaahh…lagi2 winter emang paling enak buat yang romantis2an kali yak)…& suerrrr deh kerasa banget winter atmosphere-nya itu selama kita nonton. Makanya itu juga lah kira2 2 bulan yang lalu sampe2 gw mau nunjukkin sama Nicky chan apa & gimana yuki (salju .red) & fuyu itu yang kepikiran di otak gw ya langsung film ini…titik…sebates itu aja tujuan gw pada awalnya…tapiiiiiii, bener2 takjub gw juga, gileeeee Nicky chan anak yang umur aja belum ada 3 tahun ikut2an Mak-nya jatuh cinta sama ini film…hahahahaaaaaa…suerrrrr, kocak banget…pertama, Nicky demenan nonton pake nihongo (japanese .red) daripada eigo (english .red)…kedua, kok bisa yaaaa dia bisa hapal gitu keliatannya (tahu bener ngerti apa ngga deh) setiap tokoh2 & adegan2 di film ini…nyimak Bo dengan seksama kalo pas film ini disetel…wuihhh…Nicky tuh seneng banget sama 2 tokoh di film ini, yang satu tukang pos yang sering nganterin surat2 dari Hiroko ke rumah Fujii cewek, trus yang satu lagi Ojiisan (kakek .red) dari Fujii cewek (diperanin oleh aktor //www.kirin.co.jp/active/art/kpo/art/exhibitions/2000/img/kuma_profile.jpg” cannot be displayed, because it contains errors.
Katsuyuki Shinohara) yang orangnya rada dung2 gitu & lucu sih kelakuannya.
Gw ngga khawatir kasih dia nonton film ini soalnya biar judulnya film cinta2an tapi ngga ada adegan vulgar2nya sama sekali, kecuali 1 adegan sih di sekitar menit ke-30 ada yang ciuman bibir 30 detik gitu lah antara Hiroko & Shigeru…hehehe, soooo gw tipu2 lah gw bilang si Om Shigeru itu lagi oshiko (pipis .red) bentar ya di WC…gileeee soalnya kalo ngga protes Bo gw pindahin channel-nya ke TV biasa biar cuma sebentar doang…Trus yang ketiga, sekarang gw jadi sering banget nonton film ini (seminggu minimal 2 kali lah) gara2 Nicky udah ketagihan juga sama ini film…ngga bisa bilang ngga lagi kalo Nicky udah minta ,"Film Tante Yuki dong Mamaaaa…"

Trus, film layar lebar gini ngga lepas dari lagu2 OST-nya dong so pasti…naahhh, ini juga enaaaakkk banget & biar cuma lagu2 instrumental aja, tapi lagu "Small Happiness" & "Winter Story" , & lagu2 lain karya Remedios itu punya tone & mood yang bener2 semakin membawa kita semakin terbuai sama ke-romantis-an, ke-melowwww-an winter & cerita film ini, terutama untuk beberapa adegan yang sangat penting…klik aja di judul2 lagu itu buat dengerin ndiri kayak mana lagunya…

Pokoknya in general, film LL ini maniesssss & memorable banget deh…setiap scene & adegannya aja (termasuk isi tiap2 surat-nya) gw inget banget sekarang…iya laaahhh saking seringnya nonton berulang2 juga…
Romantisss & sentimental tapi ngga overdose atau cengeng ala film cinta2an gitu…jeniusssss malah, gimana ngga? film ini bisa menunjukkan ke-romantis-an dari masa lalu melalui kumpulan2 cerita  antara kedua cewek yang ngga mereka sadari sebelumnya - cowok seneng/naksir sama seorang cewek, tapi si cowok cuma bisa menyembunyikan perasaannya aja dari cewek itu, pergi mendaki gunung beberapa tahun kemudian, meninggal karena kecelakaan saat mendaki gunung itu, dan membiarkan sang cewek baru tahu betapa ia dicintai oleh si cowok setelah si cowok meninggal…dari orang lain pula - ….wuiihhhh!! Biarpun ending-nya pun ngga happy ending banget, soalnya kalo bercermin sama puisi tentang "LOVE" yang gw cantumin di bagian awal posting ini, Fujii Itsuki cewek cuma bisa sampai di tahap "success", itu pun baru tahu belakangan setelah orang yang mencintainya ngga mungkin lagi untuk ditemuin selamanya… sedangkan buat Hiroko Watanabe mungkin sudah sampe di tahap "achievement" sih meskipun cuma sesaat…trus buat Fujii cowok, tunangannya, masih tanda tanya nih apakah dia sudah merasa sampe ke tahap "achievement" dengan Hiroko atau cuma sampe tahap "success" aja , soalnya kan cinta dia ke Hiroko itu sebenernya refleksi cinta dia yang sesungguhnya tapi tak sampai ke Fujii cewek…Kelanjutan hubungan Hiroko & Shigeru pun ngga diceritain sih gimana tuh akhirnya. Unrequited love alias kasih tak sampai gitu lah kali nuansa-nya…selain first love never dies juga…
Dari film ini juga bisa membuat kita mikir nih bahwa mungkin aja di dunia ini diri kita sebenarnya mempunyai arti lebih buat orang2 tertentu daripada buat orang2 yang kita pikir menganggap kita berarti lebih (padahal ngga).
Dan dari resensi2 yang baru gw baca saat gw mau bikin posting ini, film LL ini termasuk salah satu film hasil karya terbaiknya Shunji Iwai lhooo…

Ini gw kasih juga deh sinopsis cerita film LL plus beberapa gambar dari cuplikan adegan2nya…tapi buat yang pada kira2 masih mau atau bisa nonton ini film di masa yang akan datang sih (siapa tahu bisa minjem dari gw atau gimana kali) gw saranin jangan baca sinopsis ini…ngga seru ntar nontonnya lhoooo…

Ini nih tampilan gambar di awal film LL ini…liat kan masih judulnya tuh yang terpampang. Naaahh, ada 1 orang yang keliatan keccciiillll banget pake baju hitam di tengah padang salju itu ya Hiroko Watanabe, yang abis bobo2an di salju sendirian sesaat sebelum upacara peringatan 2 tahun meninggalnya tunangannya, Itsuki Fujii cowok di kota Kobe.

Ini nih adegan waktu Hiroko lagi berdoa di depan batu nisannya Fujii cowok. Sesudah upacara ini Hiroko diajak ibu dari Fujii cowok mampir ke rumahnya, & di sini lah ibu Fujii cowok nunjukkin buku tahunan SMA anaknya.

Kayak gini nih ceritanya penampakan (yang sesungguhnya lhooo…) di buku tahunan SMA. Ibu Fujii cowok pun sambil cerita2 ke Hiroko tentang masa lalu mereka di Otaru (Hokkaido), trus kenapa mereka akhirnya bisa pindah ke Kobe gara2 rumahnya terkena proyek pembangunan highway.

Ini nih setelah nemuin nama & alamat Fujii cowok dari buku tahunan SMA-nya, Hiroko langsung buru2 cari2 bolpen di ruang tamu rumah ibu tunangannya itu (si ibu lagi ke dapur mau nyediain kue ceritanya) & ngga sempet cari kertas lagi & langsung aja dicatet di bagian dalem lengan bawah kirinya….hehehe…ini nih salah satu adegan yang ditiru sama Nicky, dimana one day gw kaget banget liat dia megang bolpen & lagi sibuk2 corat coret tangannya & pas gw liat udah penuh aja tangan Nicky sama coret2an…hahaha…sueeeerrr, gw ngga pernah perhatiin adegan ini sebelumnya lho kalo pas nonton ini film sampe gw sadar kejadian ini sama Nicky…
Surat iseng2 dari Hiroko ke Fujii cowok (tapi unexpectedly diterima sama Fujii cewek) cuma begini nih isinya :

Haikei Fujii Itsuki sama,       (dear Fujii Itsuki,)
      O genki desu ka ?             (How are you?)
      Watashi wa genki desu    (I’m fine)

                                -Watanabe Hiroko-

Hiroko ngebuat surat itu pun sebetulnya cuma sekedar melampiaskan kekangenannya sama mantan tunangannya itu…ngga pernah mengharap bakal diterima, dibaca apalagi dibales sama seseorang  karena dia pikir toh alamatnya pun udah ngga ada. Ngga disangka2 surat sampe  di tangan Itsuki Fujii cewek yang masih tinggal di Otaru & dibales karena Fujii cewek juga penasaran banget sama orang yang namanya Hiroko Watanabe itu, yang baik Fujii cewek-ibunya-kakeknya pun ngga ada yang pernah ngerasa punya temen atau sodara yang bernama kayak gitu.

Kaget banget Hiroko terima balesan dari Fujii cewek…dia bales lagi suratnya…kedua…ketiga…keempat…dst…dst…yang membuat satu sama lain ngga bisa untuk ngga saling menulis/bales surat2nya lagi.

Ini adegan waktu Fujii cewek terima surat dari Hiroko yang kedua, dimana ngga cuma surat lho isinya tapi ada juga beberapa sachet obat puyer untuk Fujii cewek yang ngasih tahu kalo dia lagi cough & cold lumayan parah.

Ini nih Shigeru Akiba, sohib mantan tunangannya Hiroko, Fujii cowok, yang ternyata dari dulu udah suka banget juga sama Hiroko cuma baru kesampean & bisa terungkapkan setelah Fujii cowok meninggal. Dia ngga bisa mungkirin & pengertian banget kalo Hiroko tuh masih cinta banget, belum bisa total ngelupain & terobsesi pikirannya sama masa lalunya bersama Fujii cowok. Makanya dia selalu setia mendampingi Hiroko di film ini baik untuk ngebaca, mikir & ngebahas semua surat2 yang diterima Hiroko dari Fujii cewek. Bahkan sampe akhirnya pun dia rela nemenin  Hiroko pergi ke Otaru (Hokkaido) nyari rumah Fujii cewek untuk memuaskan rasa penasarannya, meskipun sampe akhir cerita pun Hiroko & Fujii cewek yang udah sedemikian akrabnya di surat2 ngga pernah ketemuan. Satu2nya ketemu (cuma papasan tepatnya sih) cuma sekali aja saat Fujii cewek lagi naik sepeda & Hiroko turun dari taksi…tapi itu pun keduanya telat sadarnya & keburu terlalu jauh untuk saling mendekat & bisa ngobrol bareng.
Shigeru Akiba juga lah yang akhirnya ngebawa Hiroko ke suatu bukit padang salju di hadapan

gunung tempat Fujii cowok manjat terakhir sebelum nyawanya terenggut….di padang ini lah Shigeru ngebuat Hiroko berani untuk "menyapa" Fujii cowok secara "langsung" dengan berteriak sekenceng2nya "O genki desu ka? Watashi wa genki desu" yang setiap teriakan Hiroko bisa menimbulkan echo dari balik gunung…suerrrr, kerennnn banget adegan ini! Jadiiiii, ini lho adegan yang mau ditunjukkin sama sohib gw Inoue itu sampe dia usaha keras ngebeliin DVD film ini buat hadiah ultah gw…hehehe…

Naaahhh…ini nih penampilan Itsuki Fujii cewek jaman SMA...masih kuncir dua rambut panjang…jadul banget emang ya…tapi mirip lhooo sama Itsuki Fujii yang sekarang-nya…hebat juga nih casting-nya! Adegan2 jaman SMA antara Fujii cewek & cowok ini diceritain seiring sama isi tiap surat dari Fujii cewek ke Hiroko…sampe akhirnya Hiroko sadar bahwa dari kemiripan dia sama Fujii cewek & cerita2 Fujii cewek kalo cinta Fujii cowok ke dirinya itu sebenernya cuma pelampiasan kasih tak sampai tunangannya ke Fujii cewek sejak jama SMA….tragissssss! ngenessssss banget ngga sih ???

Ini nih Itsuki Fujii cowok jaman SMA di adegan pertemuan terakhirnya sama Fujii cewek. Ceritanya Fujii cowok ini mau nitipin ke Fujii cewek buku perpus yang dipinjemnya, dia cuma bilang ke Fujii cewek kalo dia ngga bisa masuk untuk ngembaliin buku itu tepat waktu tanpa bilang alasan yang sebenernya bahwa dia akan pergi selamanya dari Otaru. Akhirnya Fujii cewek baru tahu tentang kepergian Fujii cowok ini yang sebenernya dari temen2 sekelasnya & asli dia marahhhhh banget sama Fujii cowok…Fujii cewek ngga pernah tahu betapa sebenernya Fujii cowok itu suka & sayang sama dia…………….hiks! sampe balik di masa kini, berkat surat2annya sama Hiroko lah akhirnya terungkap semua, tapi bukan Hiroko yang bilang lhoooo (ngga mungkin juga dong…hehehe..kan Hiroko asli blind tentang jaman SMA ini). Gimana hayyoooo caranya Fujii cewek akhirnya tahu? kalo diceritain di sini semua mah asli masih puanjannnnnggg banget…hehehe…ada yang bisa nebak bener ngga cobaaaa?